Tuesday, September 20, 2016

Penemu Word Wide Web tak mata duitan !

(sumber : google)

           Sir Timothy John "Tim" Berners-Lee, KBE (TimBL atau TBL) (lahir di London, Inggris, 8 Juni 1955; umur 61 tahun) adalah penemu World Wide Web dan ketua World Wide Web Consortium, yang mengatur perkembangannya. Pada 1980, ketika masih seorang kontraktor bebas di CERN, Berners-Lee mengajukan sebuah proyek yang berbasiskan konsep hiperteks (hypertext) untuk memfasilitasi pembagian dan pembaharuan informasi di antara para peneliti. 

(sumber : google)

 Dengan bantuan dari Robert Cailliau dia menciptakan sistem prototipe bernama Enquire. Setelah meninggalkan CERN untuk bekerja di John Poole's Image Computer Systems Ltd, dia kembali pada 1984 sebagai seorang rekan peneliti. Dia menggunakan ide yang mirip yang telah dia gunakan pada Enquire untuk menciptakan World Wide Web, di mana dia mendesain dan membangun browser yang pertama (bernama WorldWideWeb dan dikembangkan dalam NeXTSTEP) dan server web pertama yang bernama httpd.

Situs web pertama yang dibuat Berners-Lee (dan oleh karena itu ia juga merupakan situs web pertama) beralamat di http://info.cern.ch/ (telah diarsip) dan dimasukkan online untuk pertama kalinya pada 6 Agustus 1991. Pada 1994, Berners-Lee mendirikan World Wide Web Consortium (W3C) di Massachusetts Institute of Technology. Hingga kini, Berners-Lee masih tetap rendah hati dan tidak berkeinginan untuk mendapatkan status populer. Banyak yang masih tidak mengetahui kekuatan karya pria ini, World Wide Web.

Kita dapat terhubung, bertukar informasi dengan siapa pun, di mana pun, serta kapan pun selama jaringan internet dapat diakses. Programer ternama asal London, Inggris ini menyandang rentetan gelar yang disandingkan dengan namanya.

“Jika Tim Berners-Lee tidak lahir, World Wide 
Web mungkin tidak ada. HBD, TBL (Happy Birthday Tim Berners-Lee). Anda layak memberikan kue ulang tahun,” demikian kalimat yang tertulis di laman utama browser Mozilla Firefox, Kamis (9/6/2016).

Pria kelahiran 8 Juni 1955 ini memiliki nama resmi ‘Sir Timothy John ‘Tim’ Berners-Lee, OM, KBE, FRS, FREng, FRSA, DFBCS’. Rentetan gelar tersebut ia sandang atas kiprahnya di dunia ilmu pengetahuan, informasi, teknologi hingga sosial-budaya.

Sepak terjang Tim Berners-Lee dengan intenet dimulai ketika ia menjadi seorang ilmuwan di pusat Organisasi Penelitian Nuklir Eropa (CERN).

Saat itu, hingga 1989 internet hanya bisa diakses oleh pihak-pihak tertentu. Selain itu, cakupannya pun sempit, belum ada konsep yang mengkoneksikan banyak orang pada media internet.

(sumber : google)

Lee pun merasa ada yang tidak optimal dengan penggunaan internet yang menurutnya sangat memiliki potensi besar sebagai media berbagi informasi secara masif. Sebagai peneliti, konsep internet yang sangat terbatas saat itu dirasa sama sekali tidak dapat membantunya dalam meraih informasi yang dibutuhkan.

Ia pun merasa kurang puas karena satu-satunya cara untuk berkomunikasi via internet saat itu hanya terbatas pada email. Menyadari potensi besar yang dimiliki internet, Tim Benners-Lee bersama dua orang temannya Vannevar Bush dan Douglas Engelbart–pencipta mouse–mulai merintis konsep World Wide Web.

Hal pertama yang mereka lakukan adalah merancang HyperText Transfer Protocol (HTTP). Bahasa program tersebut mengatur bagaimana sebuah data didistribusikan ke banyak komputer. Setelah itu Lee pun menciptakan Hyper Text Markup Languange (HTML) sebagai pondasi sebuah laman website.


“Saya hanya mencoba mengambil gagasan Hypertext dan menghubungkannya dengan Transmission Control Protoco lalu dengan ide-ide sistem domain, dan akhirnya, ta-da! Terciptalah World Wide Web,” ungkap Lee saat diwawancari situs Achievment.org.

Meski dinilai memiliki kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan dunia teknologi, sosial dan budaya manusia, namun Lee diketahui tak menjadikan ciptaannya tersebut sebagai lumbung keuntungan secara finansial.

Sebagaimana diketahui, Lee tidak pernah mendaftarkan hak paten dari World Wide Web. Konsep dan teknologi www bebas digunakan dan dimanfaatkan oleh siapa pun. Kehidupan pribadi Lee yang kini menjabat sebagai pendiri dan direktur di organisasi World Wide Web Consortium (W3C) pun cukup normal dan sederhana.

Hal tersebut sangat berbeda dengan kebanyakan pengusaha atau penemu di bidang teknologi lainnya yang kini hidup bergelimang harta berkat karyanya seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan masih banyak lagi.

0 komentar:

Post a Comment

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net